Tips Mendaki Gunung untuk Pemula
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
| Gunung Guntur |
Disini saya akan mengupas tentang
tips-tips mendaki gunung bagi pemula. Sekarang ini pamor hiking atau naik gunung maupun berlibur di alam terbuka banyak digandrungi masyarakat
indonesia. Hal itu saya rasakan juga
setelah melihat banyaknya akun-akun instragram yang bertemakan alam dan juga saya rasakan
langsung di gunungnya banyak para
pendaki yang saya jumpai, bisa dikatakan setiap tracking saya selalu bepapasan
dengan rombongan lain di jalur, apalagi saat mendaki siang hari atau
dihari-hari libur itu udah pasti ramai
di jalur ataupun ditempat camp. Ini menandakan begitu banyak orang
mendaki gunung sekarang. Oke sebelumnya bagi temen-temen apa sih yang menjadi
ketertarikan untuk mendaki gunung? Selfie dengan background pemandangan indahkah?
atau karena ingin mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa mengagumi dan menikmati
ciptaan-NYA? Atau memang mulai tertarik menjadi seorang pecinta alam? Terkait
tentang semua alasan itu yang terpenting kehadiran temen-temen ke gunung tidak
membawa malapetaka, maksudku tidak meninggalkan sampah digunung yang justru
membuat gunung itu tidak indah lagi dipandang. Maaf disini bukan maksud saya
sok bijak atau apapun itu, boleh dibilang saya juga sebagai pendaki pemula setidaknya
kita saling mengingatkan kesadaran seseorang untuk lebih peduli terhadap
lingkungan. Bukankah generasi-generasi berikutnya mempunyai hak sama untuk
merasakan keindahan alam yang telah diciptakan TUHAN? ngaku sebagai pendaki
gunung banggakah kita jika masih meninggalkan sampah? Eh kok jadi banyak
perenungan disini hehehe. Keliatannya disini saya terlalu panjang lebar
sehingga membuat saya lupa apa topik dari tulisan ini hehehe maafin ya.
Oke kembali ke topik
pembahasan, sebelum melakukan pendakian gunung apa sih arti
kehidupan bagi temen-temen kalau dikolerasikan dengan mendaki gunung ini. Kalau
temen-temen disini bisa menghubungkan arti mendaki gunung dengan kehidupan yang
temen-temen jalani sekarang, jika itu dihubungkan ada titik rasa emosional
disitu yang kadang tidak bisa dideskripsikan oleh kalimat sekalipun. Jadi
pahami dulu arti mendaki gunung bagi kehidupan temen-temen, maka setiap
temen-temen melakukan pendakian pasti ada makna didalamnya. Dan ini beberapa tips kolaborasi dari pengalaman saya dan beberapa tips dari salah
seorang tokoh figur yang terkenal dikalangan pecinta alam.
1.
Berkemah dulu saja sebelum melakukan kegiatan
mendaki
Sebelum temen-temen ingin melakukan
pendakian usahakanlah untuk berkemah dulu
saja, ini agar temen-temen terbiasa dan beradaptasi dalam kondisi alam terbuka.
Beradaptasi tidur didalam tenda dan diatas matras, beradaptasi dibungkus
sleeping bag, bahkan beradaptasi dengan makanan yang dimasak saat berkemah,
karena makanan yang dimasak dirumah dengan makanan yang dimasak saat berkemah
jelas berbeda temen-temen. Dan jujur saat saya pertama kali berkemah semua itu
membuat saya tidak nyaman. Jadi adaptasi itu penting.
2.
Siapkan mental dan fisik sebelum melakukan pendakian
Siapkan mental
yang matang sebelum temen-temen melakuan pendakian, dengan persiapan mental
yang matang itu akan menjadi kekuatan temen-temen untuk melakukan pendakian. Berolah
ragalah untuk melatih fisik temen-temen seperti jogging atau olahraga lainya, sempatkanlah
dirumah naik turun tangga untuk melatih otot kaki-kaki kita agar terbiasa
karena pendakian nantinya langkah kita akan terasa berat akibat dari medan
jalur, maupun tekanan beban dari keril walaupun tak sepenuhnya bertumpu pada
punggung beban keril juga akan terasa pada kaki temen-temen ketika melangkah. Dua
hal ini mental dan fisik saling berkaitan saat temen-temen akan memulai suatu
pendakian.
3.
Buat perencanaan pendakian dan cari informasi
tentang gunung tersebut
Buatlah
perencanaan seperti penentuan gunung (ingat penentuan gunung yang akan didaki
untuk pemula harus berkarakter mudah seperti yang dituliskan pada no. 4)
setelah penentuan gunung temen-temen bisa cari informasi gunung tersebut untuk
bekal pengetahuan seperti mengetahui karakter medan jalur, sumber air, keadaan
vegetasi di gunung tersebut, dll. Temen-temen bisa cari dari internet maupun lewat
teman yang sudah pernah mendaki ke gunung yang temen-temen akan tuju, rencanakan
kapan waktu yang cocok, menentukan transportasi, perhitungan kegiatan mendaki
terhadap manajemen perjalanan yang temen-temen buat agar perjalanan tersebut
sesuai dengan waktu yang ditentukan.
4.
Mulailah dari gunung yang berkarakter tidak terlalu
sulit
Untuk temen-temen karena kegiatan
mendaki ini harus melalui proses yang bertahap dalam artian jika sudah yang
mudah baru yang sedang bahkan yang sulit, itu untuk mengukur kemampuan dan
pengalaman kita. Akan sangat beresiko bagi pendaki pemula bila akan mendaki
gunung Semeru misalnya. Mulailah dari gunung yang tidak terlalu sulit saya ambil
contoh seperti Papandayan di garut, gunung Papandayan sendiri memiliki jalur
yang tidak begitu curam atau bisa beberapa gunung yang berada dekat didaerah temen-temen
yang memiliki karakter mudah, temen-temen bisa cari tau dari temennya misalnya.
Tapi
inget ya temen-temen jika mendaki minimal sama orang yang sudah pernah mendaki.
5.
Persiapkan alat pokok pendakian
Siapkan alat
pendaki pokok untuk personal seperti jaket gunung, sepatu gunung, sleeping bag,
matras, lalu alat kelompok seperti kompor peralatan masak tenda dll, tentunya
alat tersebut selalu dipakai ketika melakukan pendakian. Peralatan ini wajib
dibawa, lalu peralatan pendukung selanjutnya seperti sarung tangan, tracking
pole, buff, gaiter/alat pelindung kaki, dll alat pendukung ini bisa dipakai
jiga kita mendaki gunung yang berbeda karakter misalnya gunung yang berkarakter
pasir yang membutuhkan pelindung kaki/gaiter untuk melindungi kaki agar pasir
tidak masuk kedalam sepatu kita. Nah mencari informasi gunung yang telah
dicantumkan di no 3 sebelumnya ini akan bermanfaat ketika kita akan
mempertimbangkan perlatan pendukung.
6.
Mendakilah dengan berkelompok dan buat tim yang
solid
Bentuklah kelompok saat temen-temen
akan melakukan pendakian bentuklah seperti tim, pecah beberapa orang yang dapat
mengurusi berbagai kegiatan pendakian. Usahakan yang mendapat tugas tertentu
sudah berpengalaman misalnya dalam pembagian tugas harus ada yang menjadi leader/ketua
didalam kelompok yang akan mengambil keputusan didalam tim tetapi semua itu
harus ada musyawarah didalam tim, namun biasanya insting dan naluri seorang
leader biasanya bisa membuat kelancaran dari suatu hambatan dalam pendakian,
sweeper orang yang memantau ini biasa dalam posisi paling belakang, jika ada
anggota pendaki yang bermasalah cidera atau kelelahan bisa diketahui oleh si
sweeper ini. Orang yang bertugas masalah logistik seperti mengurusi alat-alat yang
dirasa kurang bisa dikoodinasikan kembali ke tim mempersiapkan bahan-bahan makanan,
obat-obatan, dan yang terakhir orang yang bertugas memasak tentunya harus ada
bakat masak dalam dirinya agar selera makan temen-temen tetap terjaga, ini biasanya
sih cewe-cewe yang pinter hehehe. Atau temen-temen
bisa menambahkan beberapa bagian tugas yang dirasa perlu. Jika memang
temen-temen tidak mempunyai tim atau kelompok temen-temen bisa ikut ke temannya
yang memang sering mendaki mereka biasanya sudah membentuk tim seperti itu, dan
temen-temen bisa belajar disitu.
7.
Bawalah barang yang efektif saja
Bawa barang yang dirasa
perlu,apabila barang yang dikira tidak terlalu berguna saya sarankan untuk
tidak dibawa karena akan menambah beban anda di keril jadi percuma keril berat
kalau kegunaan barang itu tidak banyak.
8.
Mendakilah sesuai prosedur
Jika temen-temen ingin mendaki
dengan aman mendakilah sesuai prosedur artinya temen-temen daftar sebagai
pendaki legal di bascamp ini akan mengantisipasi bila akan tejadi sesuatu
seperti kecelakaan, tersesat semua itu akan cepat ditangani. Jangan coba-coba
tidak mengikuti prosedur dan temen-temen menyusup akhirnya kemungkinan disitu
tidak mengikuti jalur yang telah tersedia. Itu akan mengancam keselamatan
temen-temen terkecuali temen-temen mempunyai ilmu survival dan navigasi darat.
Komentar
Posting Komentar